Moenandir J.. 1998. Persaingan Tanaman Budidaya dengan Gulma (Ilmu Gulma - Buku III). Rajawali Pers. Jakarta. Widyaningrum, R. 2004. Pengaruh Proporsi Populasi Kacang Tanah Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jagung Manis pada Pola Tumpang Sari. Skripsi Budidaya Pertanian (Undergraduate Thesis). Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Yogyakarta.
Salahsatu jenis tumpang sari yang menguntungkan dan bisa meningkatkan produktivitas lahan adalah ubi kayu, jagung atau kacang hijau. Pengolahan tanah menjadi minimal; Manfaat yang terakhir adalah dengan adanya tumpang sari ini bisa mengurangi pengangguran di sela-sela musim tanam dan juga musim panen. Hal itu dikarenakan
Judul: Laporan Lengkap Praktikum Dasar-Dasar Agronomi. Tujuan : Untuk Mengamati Perbedaan Tumbuh dari Hasil Tanaman Monokultur dan Tumpang Sari. Kelompok : II (Dua) Nama : Moh. Fajri. S. A E 281 10 144 Selvi Banne T E 281 10 154. Vidi Eka Andrean E 281 10 160 Mohammad E 281 10 155. Midun E 281 10 158 Ririn Pratiwi E 281 10 139.
Fast Money. Musim kemarau tiba, para petni biasa ambil inisiatif menanam jenis tanaman yang kuat untuk musim kemarau. Beberapa jenis tanaman spseialis musim kemarau adalah ubi, kacang polong, kacang hijau, jagung, cabe, kentang dll. Untuk mengoptimalkan penggunaan lahan serta menjaring harga jual hasil panen, maka petani banyak yang menerapkan sistem tanam tumpang tanam tumpang sari ini tidak boleh dilakukan sembarangan jika tidak ingin terjadi kerugian besar. Maka dari itu dalam dunia tumpang sari kita mengenal ada beberapa pasangan tanaman yang akan saling bersimbiosis dan mendukung satu sama lain. Salah satu model tumpang sari yang ideal adalah tumpang sari kacang hijau dan hijau dan jagung sama-sama tanaman yang ideal ditanam dimusim kemarau. Kacang hijau adalah jenis polong-polongan yang akarnya memiliki kemampuan untuk memfiksasi unsur nitrogen dan menjadi tempat hidup bakteri rizobium. Jika dipasangkan bersama tanaman jagung yang notabenenya sangat membutuhkan nitrogen untuk kesuburannya tentu hasilnya akan sangat demikian tetap dibutuhkan metode yang tepat dalam melakukan tumpang sari kacang hijau dan jagung. Ingat bahwa jagung tumbuh dengan tinggi akan menutupi permukaan tanah dibawahnya sehingga bisa menghalangi sinar matahari untuk kacang hijau. Kami akan menjelaskan mengenai cara tumpang sari kacang hijau dengan jagung yang benar agar diperoleh hasil optimal. Baca juga Cara Menanam Cabe di Tanah Gambut1. Persiapan Lahan TanamLahan tanam yang baik harus gembur dan terpapar sinar matahari lahan menggunakan cangkul atau mesin bajak lalu biarkan terpapar sinar matahari sekitar 2 minggu agar membunuh patogen dalam aluran calon bedengan. Taburkan pupuk kandang atau pupuk organik lalu bentuk bedengan dengan lebar sekitar 40-50cm ini nantinya ditugal untuk lubang tanam kacang hijau dengan jarak 15Γ15 cm antar lubang tanam dengan kedalaman sekitar 5 cm. Baca juga Cara Menanam Terong Ungu2. Penanaman Kacang HijauKenapa kacang hijau dulu? Ingat tadi dibahas diawal bahwa kacang hijau mampu memfiksai nitrogen dalam tanah yang nantinya akan dibutuhkan oleh tanaman jagung. Ini juga bertujuan agar nantinya jagung tidak menutupi tanaman kacang hijau ditanam melalui bijinya. Pilihlah varietas kacang hijau yang unggul dan tahan penyakit. Yang sudah terkenal adalah varietas kacang hijau vima. Kacang hijau ini memiliki produktivitas tinggi serta toleran terhadap penyakit. Jadi ini bisa meningkatkan hasil anda anda rendam dulu biji kacang hijaunya. Jangan lupa tambahkan sekitar satu tetes auksin per liter. Tunggu beberapa jam. Biji kacang hijau yang tetap mengambang sebaiknya dibuang karena itu tidak akan biji kacang hijau pada lubang tugal. Tanamlah 3-5 biji tiap lubang. Setelah ditanam tidak perlu disiram karena malah justru bisa membusukkan biji kacang hijau didalam tanah. Biarkan saja dan tunggu biji timbuh dengan sendirinya. Baca juga Cara Menanam Waluh Labu Bundar3. Perawatan Tanaman Kacang HijauBiji kacang hijau yang sudah tumbuh dibiarkan dahulu hingga menjadi daun sempurna. Pada usia sepuluh hari setelah tumbuh anda bisa memberikan pupuk daun untuk meningkatkan kesuburan tanaman kacang hijau. Pada pupuk daun biasanya sudah terkandung unsur makro dan mikro yang lengkap disertai dengan ZPT. Jangan pernah melakukan penaburan pupuk Urea aatu ZA yang fokus pada unsur Nitrogen. Hal ini akan memacu pertumbuhan daun tanaman kacang hijau dan malah menurunkan produktifitas polong kacang hijau itu sendiri. Baca juga Cara Menanam Semangka InulJika anda ingin meningkatkan kualitas kacang hijau anda bisa menaburkan pupuk KCL meski ini mungkin hanya butuh sedikit. Atau jika anda lihat tanaman kacang hijau sudah tumbuh subur maka anda tidak perlu menambahkan pupuk lagi. Tanaman kacang hijau secara alami akan mengumpulkan nitrogen dan menyuburkan tanah dengan kandungan nitrogen Kacang Hijau tergolong singkat yaitu hanya sekitar 60 hari setelah tumbuh. Perlu diingat bahwa anda akan melakukan metode tumpang sari. Jadi pada usia 1 bulan sebelum panen kacang hijau anda sudah membuat lubang tanam jagung di tepi bedengan kacang hijau dengan jarak sekitar 30 cm dan kedalaman 5-10 cm. Tanamkan 2 biji jagung per lubang. Jagung akan tumbuh sekitar 5 hari kemudian dan akan segera membesar akibat menyerap nitrogen dari bedengan kacang hijau. Baca juga Cara Menanam Bawang Merah di Musim Hujan4. Panen Kacang Hijau dan Perawatan JagungKacang Hijau dipanen polongnya yang sudah menguning kering dan jangan menunggu sampai polong menghitam karena mudah pecah bila disentuh. Kumpulkan polong pada karung dan dijemur lalu dipukul-pukul agar pecah. Kulit dan biji kacang bisa di pisahkan dengan diayak atau manual manual tangan dengan bantuan kipas bedengan bekas kacang hijau dibersihkan daun atasnya menggunakan sabit dan jangan mencabut akarnya. Gunakan tanah bedengan untuk mengaruk perakaran jagung disebelahnya sehingga bedengan berpindah posisi ke jagung. Jagung akan tumbuh subur tanpa perlu pupuk nitrogen seperti Urea dan spasi antar bedengan jagung untuk pengairan 10 hari sekali. Jagung bisa anda panen setelah umur 3,5 bulan dan anda akan diuntungkan karena tak perlu memberikan pupuk lagi pada uraian kami mengenai cara tumpang sari kacang hijau dan jagung. Semoga bisa bermanfaat untuk anda guna memaksimalkan budidaya tanaman kacang hijau dan jagung di musim kemarau. Janagn lupa untuk membaca artikel kami yang lain seperti Cara Menanam Jagung Hibrida dan Cara Menanam Sawi. Salam budidaya.
ArticlePDF AvailableAbstract and Figuresp>One way intentification food plant by intercropping systems. This study aims to determine effect differences in yield and find out what varieties maize growth and provide the best yield of intercropping maize varieties grown peanuts when planted in Additive Series. The study is based on Randomized Complete Block Design RCBD, with one factor of maize varieties V with four replications. V01 Kancil monoculture peanut varieties, V02 monoculture Bisma corn varieties, V1-V6 multiple varieties of maize cropping pattern Kancil peanut varieties V1 Arjuna maize varieties, V2 Bisma corn varieties, V3 maize varieties Lamuru, V4 maize varieties Srikandi Putih, V5 Sukmaraga corn varieties, and V6 maize varieties Gumarang. Analysis was performed by F test level 5 % and if the significant difference was followed by Duncan Multiple Range Test DMRT level 5%. The yield tend to be highest in groundnut V6 of tons/ha and corn V4 of tons/ land in North Maluku is potential to implement polyculture farming. Corn and soybeans are food commodities that can be used as intercrops among coconut stands to increase farmers' income. The purpose of this study was to determine the feasibility of land productivity and farming of polycarbonate systems under coconut stands as well as farmers' preferences for cultivation technology innovation. The research was carried out from May to October 2018 on coconut land owned by farmers in Bumirestu Village, East Halmahera Regency, North Maluku. The study applied integrated crop management PTT of corn and soybeans under coconut stands using VUB and fertilizer treatment. The analysis was used to answer the objectives, namely the calculation of land equality ratio LER, RC ratio, and farmers' perceptions. The results showed that coconut-corn intercropping increased 92% of the efficiency of land productivity with a value of LER Intercropping of soybeans increases 76% of land productivity efficiency with a LER value of The increase in profits of coconut farming from the intercropping pattern of coconut - corn is Rp. 7,495,800/harvest with R/C while from the intercropping pattern of coconut - soybean is Rp. 4,402,000/harvest with an R/C value of Farmers' perceptions of technological innovations overlapping corn-coconut and coconut-soybean showed a positive perception. Farmers assume that technological innovations in intercropping corn-soybeans under coconut stands are beneficial, in accordance with the values and needs of the community, have low complexity, are easy to implement, and the results are significant. ABSTRAK Lahan kering kelapa di Maluku Utara berpotensi untuk penerapan usahatani polikultur. Jagung dan kedelai merupakan komoditas pangan yang bisa dimanfaatkan sebagai tanaman sela di antara tegakan kelapa untuk meningkatkan pendapatan petani. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kelayakan produktivitas lahan dan usahatani sistem polikutur di bawah tegakan kelapa serta preferensi petani terhadap inovasi teknologi. Penelitian dilaksanakan dari bulan Mei-Oktober Tahun 2018 di lahan kelapa milik petani di Desa Bumirestu, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara. Penelitian menerapkan pengelolaan tanaman terpadu PTT jagung dan kedelai di bawah tegakan kelapa dengan menggunakan varietas unggul baru VUB dan perlakuan pupuk. Analisis yang digunakan untuk menjawab tujuan yaitu perhitungan nisbah kesetaraan lahan NKL, RC ratio, dan persepsi petani. Hasil penelitian menunjukkan tumpang sari kelapa-jagung meningkatkan 92% efisiensi produktivitas lahan dengan nilai NKL 1,92. Tumpang sari kelapa-kedelai meningkatkan 76% efisiensi produktivitas lahan dengan nilai NKL 1,76. Peningkatan keuntungan usahatani kelapa dari pola tumpang sari kelapa β jagung sebesar Rp. dengan R/C 1,89 sedangkan dari pola tumpang sari kelapa β kedelai sebesar Rp. dengan nilai R/C 1,55. Persepsi petani terhadap inovasi teknologi tumpang sari jagung-kelapa dan kedelai-kelapa menunjukkan persepsi yang positif. Petani mengganggap bahwa inovasi teknologi tumpang sari jagung-kedelai di bawah tegakan kelapa menguntungkan, sesuai dengan nilai dan kebutuhan masyarakat, memiliki kerumitan yang rendah, mudah diterapkan, dan hasilnya signifikan tumpang sari jagung dan kacang tanah